hari ini alhamdulillah aku berkesempatan hadir di seminar nasional kesehatan ‘health preneurship 2017’ yang menghadirkan guest star Ippho Santosa. beliau adalah salah satu tokoh yang aku idolakan sekaligus role model di zaman ini. selain beliau seorang pengusaha, trainer, dan orang berhasil, aku juga memandang keseimbangan hidup yang dijalaninya sangat menginspirasiku. ia tidak hanya dimapankan secara finansial, akan tetapi poin plus darinya karena beliau juga seorang muslim yang taat. sudah sekitar dua tahun mungkin aku ngefans dengan beliau, diawali dari membaca buah karyanya yang fenomenal ‘tujuh keajaiban rezeki’ aku menyadari bahwa aku menyukai cara pandangnya terhadap kehidupan.

aku tergabung dalam grup wa mas Ippho srkaligus mengikuti cuitannya di twitter maupun sharing ilmunya dari telegram, dari sana pula aku mendapat info bahwa beliau akan mengisi di seminar nasional di kotaku. mengetahui hal ini, aku pun tidak ingin melewatkan kesempatan yang begitu langka sebab aku tidak tau kapan lagi beliau akan datang ke kotaku. walhamdulillah Allah kasih rezeki dan hari ini minggu, akhirnya dapat bertatap muka dengan beliau dapet ilmu yang sangat berharga dari beliau khususnya terkait dengan optimalisasi otak kanan. karna beliau itu kan Ippho Right si otak kanan. bahkan bisa duduk di barisan cukup depan, bisa memperhatikan perkataannya dengan jelas sungguh sangat menginspirasi.

pelajaran apa yang saya dapat dari seminarnya? banyak. terutama soal menjadi pengusaha mandiri yang sukses dengan melatih kemampuan otak kanan. selama ini saya yang memilih menekuni usaha les-lesan yang menurut aku pekerjaan mulia ini, tidak sedikit orang berpikiran sempit yang mencibir karna aku ini bukan berasal dari prodi keguruan atau pendidikan. memangnya kenapa kalo aku bukan dari keguruan dan memilih usaha les-lesan? hehe… lagian pelajaran sd itu piece of cake lah buat aku, walau aku bukan dari keguruan. tapi masih ada aja ya orang yang pikirannya sempit menganggap kalo aku itu ngga mampu menjalankannya. aku orang administrasi loh, masih ada kaitannya kok kalaupun aku bekerja di bidang mana saja. tapi bukan itu sih masalahnya, dan aku juga ga ambil pusing dengan hal tersebut. hanya saja aku kadang berfikir bagaimana ya menjawab orang yang seperti itu. 

dari seminar Ippho Santosa, wawasanku semakin luas dan keyakinanku pun bertambah bahwa jalan yang ku ambil ini bukanlah suatu kesalahan, malahan aku semakin memahami bahwa aku ini ternyata punya kecenderungan dengan si otak kanan. fleksibel, tidak harus urut, tidak melulu bersandar pada rasionalitas, bahkan punya keberanian menghadapi resiko ketidakpastian.heheh… alhamdulillah bertambah kepercayaan diri maka bertambah pula rasa syukurku. terlebih soal pekerjaanku ini, aku bisa mengatur waktuku sendiri, learning by doing membuat pikiranku semakin berkembang dan berusaha untuk kreatif. 

mudah-mudahan kedepan aku bisa lebih sukses lagi, jadi pengusaha yang tetapi menjalankan syariat agama, dikuatkan secara finansial dan juga semakin bermanfaat bagi banyak orang. aamiin insyaallah. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s