Heloo… Assalamualaikum… おはようございましゅ。。its been long time i dont do my writing. Kali ini aku akan sedikit bercerita tentang kenyamaan setiap orang. Seringkali dalam menjalani kehidupan kita suka membandingkan diri sendiri dengan capaian seseorang. Bukannya salah 100%, tapi yang tidak adil adalah kalau kita tidak menyadari bahwa tantangan dan usaha yang dihadapi setiap individu berbeda-beda.

Because each person is unique. Tuhan yang sudah menganugerahkan potensi bagi setiap individu juga memberikan tantangan tersendiri sesuai dengan kapabilitasnya masing-masing.

Jadi ketika kita merasa iri dengan keberhasilan oranglain,  atau mungkin malah merasa diri kurang beruntung dibandingkan dengan orang lain yang sepertinya hidupnya lebih enak,  lebih nyaman,  tanpa mau tahu perjuangan yang mereka lalui, menurut saya ini sangat tidak adil.

Setiap orang punya time zone nya masing-masing,  sebagaimana ketika hati manusia mudah berubah maka tiap manusia harusnya bisa menilai kekurangan dan kelebihan seseorang secara bijak dan proporsional. 

Ketika kita merasa kalau diri kita sudah benar,  sudah mencapai kesuksesan yang kita idamkan,  janganlah merendahka  mereka yang dalam time zone nya mungkin sedang mengerahkan berbagai upaya untuk keluar dari kesulitannya. Sebaliknya pula,  ketika kita memandang keberhasilan seseorang jangan lupa kalau mereka juga sudah melalui serangkaian perjuangan yang tidak mudah. Jangan pula memandang rendah perjuangan diri sendiri yang dirasa belum berbuah jika dibandingkan dengan capaian oranglain.  

Orang bijak mengatakan “jangan merasa terlalu benar saat kau benar,  dan jangan merasa terlalu salah ketika kau salah”. Maksudnya adalah kita harus menghargai setiap tantangan yang hadir dalam hidup kita sebagai bagian dari proses yang belum mencapai final. Oleh karena belum mencapai final,  maka itu artinya tidak ada jaminan bagaimana hasil akhir dari perjuangan kita. Akankah berbuah manis,  ataukah sebaliknya.

Tuhan maha membolak-balikan hati manusia,  dari mana kita harus berjuang bukan lagi soal yang utama sebab keselamatan itu ada pada keteguhan hati. Dan keteguhan tersebut dapat kita perjuangkan pada setiap hari yang kita miliki. Setiap menit bahkan detik adalah wujud nyata sebuah perjuangan. Sebab konsistensi akan menjadikannya rajutan waktu yang mengantar pada hasil akhir perjuangan. Bukan besok, lusa,  atau bahkan tahun depan. Akan tetapi hari ini,  harimu untuk berjuang.

Time zone ku berbeda dengan time zone mu,  saat aku terpuruk mungkin saat itu kau sedang diatas awan. Saat kukecup manisnya kesuksesan mungkin saat itu adalah getir pahit hidupmu. So,  we need to be sympathetic person to earn the meaning of struggle.

Kalaupun ada yang mesti kita bandingkan dengan orang lain maka itu adalah mentalitas mereka,  bagaimana mereka bisa survive dengan tantangan hidupnya. Sebab kapabilitas kita memang berbeda. Tidak bisa kita bertukar posisi. Dan itu Tuhan sudah menakarnya. “Sesungguhnya Dia tidak menguji hambanya diluar kesanggupannya”.  Jadi jangan hanya melihat enaknya jadi orang lain,  atau menganggap orang lain takan sanggup menghadapi cobaan kita, seolah derita kitalah yang paling menyedihkan. Tuhan sudah tahu. Kita diuji sesuai kemampuan, dan soal mentalitaslah yang akan menjadi juri diantara keunikan perjuangan dan pribadi kita.

Sekian dari saya….. selamat berhari senin dan selamat berjuang !!! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s