Suatu ketika aku termenung menyaksikan begitu banyak hal terjadi di dunia ini. Pada saat yang sama aku menyadari betapa luasnya dunia ini. Meski bernaung di langit yang sama akan tetapi gejolak hati di dalam rongga dada kita berbeda satu sama lain. Peristiwa yang kita alami sesaat memercikan rasa bahagia namun kadangkala juga rasa nestapa. Lalu bagaimana sebaiknya aku menyikapinya? Saat aku merasa bahagia apakah aku berhak untuk merasakannya?  Bukan karena tidak mensyukurinya, akan tetapi disaat yang sama mungkin saja ada seseorang yang sedang bercucur air mata dan merasakan penderitaan.

Aku berpikir , sebagai manusia kita tidak bisa jika hanya memikirkan kesenangan kita tanpa peduli dengan kesulitan orang lain. Saat aku merasa bahagia karena sesuatu yang terjadi dalam hidup ibi,  tentu aku harus mensyukurinya sebab tentu semua rasa itu dan apa yang terjadi dalam hidup adalah anugrah yang diberikan oleh yang maha kuasa. Sehingga tanpa mengesampingkan rasa syukur itu,  aku berpikir dan berdoa agar mereka yang sedang bersusuh hati mendapat sentuhan rasa bahagia dari Tuhan. Meskipun jaan hidup ini terlalu rumit untuk dipahami dengan logika semata. Akan tetapi pasti Tuhan punya rencanaNya yang akan memgantarkan seseorang dalam sebuah pemahaman bahwa hidup ini begitu berharga sehingga terlalu mahal untuk disia-siakan.

Dalam hidup ini duri-duri kadangkala menjadi penghalang ditengah perjalanan kita. Bahkan tanpa kita sadari ia telah menancap di kai kita. Hidup ini mempertemukan kita dengan bayak hal baru yang akan memberikan pelajaran untuk kita yang masih belajar dan berjuang dalam memahami hidup kita. Sesuatu yang kita rencanakanpun adakalanya karena satu dan lain hal tidak dapat terlaksana sebagaimana harapan. 

Kita mungkin akan bertemu dwngan pribadi yang menyenangkan dan bertemu pula dengan pribadi yang tidak baik dalam pandangan kita. Akan tetapi kita tetaplah adalah pemeran utama dalam kehidupan kita. Sedangkan mereka hanyalah figuran. Akan tetapi,  kehadiran mereka akan membuat kita lebih memahami tentang setiap sikap yang kita buat dalam hidup ini. Kitalah yang menentukan bagaimana jalan hidup kita kemudian hari dari setia pilihan yang kita tetapkan. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s