Indonesia belakangan ini sedang diterpa oleh tragedi bom dan teror dibeberapa tempat dan waktu yang beruntut. Tentu ini bukanlah suatu peristiwa yang mesti disikapi secara biasa terlebih ada korban nyawa disana. Terlepas dari siapa dalang dibalik peristiwa keji ini,  ada pihak-pihak yang sangat dirugikan dari aksi teror ini. Terlebih jika aksi ini dilakukan dan diklaim oleh mereka yang membawa nama islam dan atributnya. Sakit hati sy mendengar ledakan bom itu terjadi di tempat ibadah agama lain yakni gereja,  disamping karna merenggut nyawa mereka tetapi juga akan muncul pula stigma dan judgement yang buruk siap menyasar agama islam karna pelakunya adalah seorang muslim. 

Ada beberapa poin yang ingin saya sampaikan dari peristiwa ini. Yang pertama islam bukanlah ajaran yang mengajarkan aksi teror seperti yang dilakukan oleh para pelaku yang membunuh dirinya untuk melukai orang lain dan kemudian mengharapkan syahid dan surgaNya. Saya antara ingin tertawa dan menangis ketika mendapati muslim yang salah jalan memaknai islam yang begitu cinta damai ini. Melihat mereka ini,  saya malah menganggap islam menjadi sesuatu yang rumit dan menyiksa jika saya harus melakukan aksi bom bunuh diri. Dan mereka ini orang-orang yang gagal paham dan sial sekali karena bertemu dengan pihak yang hanya hendak memanfaatkan mereka. Islam itu melarang seseorang membunuh dirinya sendiri,  lah ini sudah bunuh diri sekalian pula bunuh orang lain. Malah aksinya ini betul-betul mencoreng kemuliaan ajaran islam dan menebar fitnah diantara mereka yang tak faham islam.

islam ini dapat diterima melalui dakwah,  dai atau para pendakwahnya itu semacam sales yang mempromosikan islam agar orang tertarik dan mengikuti ajaran islam bukan malah membuat orang jadi kabur. Dan mengajak orang beriman itu bukan perkara gampang jika kita hanya modal lipservice aja atau bualan manis tanpa ada bukti melalui akhlak yang baik. Jadi sangat tidak masuk akal sekali tindakan terorisme itu. setiap saat kita ucapkan keselamatan bagi saudara kita melalui assalamualaikum,  tebar kedamaian. Bukan meneror dan menimbulkan mara bahaya bagi sekelilingnya. 

Disamping ingin tertawa tadi,  sy juga ingin menangis. Karna saya yakin pelaku tindak teror ini pun adalah korban. Mereka tentu luar biasa dedikasinya karna berani mati untuk sesuatu yang diyakininya,  sayangnya dia meyakini sesuatu yang keliru dan kesalahan itu membuahkan sesal yang kekal karna jaminan neraka menantinya. Mereka ini menurut sy bukan main actornya. Karna otaknya atau dalangnya pasti saat ini masih melancarkan aksinya untuk menghasilkan agen-agen lain yang siap mengorbankan dirinya demi ilusi yang mereka tanamkan pada si agen tersebut. Siapa dalangnya? ? Sy pun tidak tau. Tetapi saya yakin mereka adalah musuh islam,  pihak yang tidak menyukai dakwah islam terus berkembang. 

Poin selanjutnya yang ingin sy sampaikan adalah,  dampak dari peristiwa ini amat merugikan islam. Dan keji sekali ketika problem ini dimanfaatkan untuk menyudutkan muslim di negri mayoritas muslim. Membuat umat muslim phobia pada agamanya sendiri. 

Terakhir,  sy ingin menyampaikan bahwa ADA ALLAH SWT. Ia menyaksikan apa yang tidak disaksikan oleh mata kita,  ia mengetahui makar apa yang sedang direncanakan dan hebatnya Allah adalah sehebat-hebatnya pembuat makar. Semoga semakin dikuatkan bagi para dai dan pendakwah , diluruskan niat kita dalam berislam. Bukan untuk terlihat bahwa islam itu sempurna,  karna sejatinya islamlah yang menyempurnakan kita. Jadi jangan takut ketika berbuat salah,  yang harus dilakukan adalah terus memperbaiki diri dan berpegang pada janji Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s